Tampilkan postingan dengan label rehab hati jember. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rehab hati jember. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Juni 2017

Penyebab utama Diganggu JIN atau Gangguan Jin atau Gangguan Setan atau kesurupan atau kesurupan massal





Penyebab utama Diganggu JIN atau Gangguan Jin atau Gangguan Setan atau kesurupan atau kesurupan massal adalah melalui kegiatan berikut :


1. Suka Menyendiri
2. Ke Orang Pintar (Dukun)
3. Berteman Setan
4. Dzikir Maksa (berlebihan)
5. Salah Makanan, terutama makan di tempat yang ada penglarisnya
6. Salah Teman
7. Salah Amalan, yang tidak ada tuntunannya dalam Al-qur'an dan Sunnah Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wassallam
8. Salah Kostum, tidak mau berpakaian sesuai Syariat Islam (tidak menutup aurat)
9. Salah Gaul, bergaul dengan orang yang tidak baik
10. Menyanyi
11. Memakan harta anak yatim
12. Berlama-lama di WC


Tempat Terapi Ruqyah dan Bekam di Jember?

Ruqyah dan Bekam Syariyah di daerah Jember, menjadi bagian dari alamat tempat ruqyah di Jawa Timur dan komunitas ruqyah Jember

Kami mengundang ANDA mengikuti ruqyah dan bekam syariyah, bagi yang memiliki Penyakit MENAHUN tidak sembuh" & memiliki tanda" Gangguan Sihir dan Gangguan Jin dalam diri bisa ditengok (klik) dalam tautan berikut :

Sedangkan Pintu masuk Penyebab Gangguan Jin pada diri manusia, sila ditengok (klik) dalam tautan berikut :

dan bagi yang pernah mengalami kesurupan Jin atau kesurupan Massal, 
Monggo silahkan hadir di pengobatan RUQYAH DAN BEKAM SYAR'IYAH JEMBER:
- Ruqyah Syariyah artinya Terapi Ruqyah menurut Islam
- Ruqyah Mandiri artinya Terapi Ruqyah sendiri sesuai Syar'i

Kami juga melayani RUQYAH RUMAH - RUQYAH TEMPAT TINGGAL - RUQYAH KANTOR - RUQYAH TEMPAT KERJA - RUQYAH PABRIK - RUQYAH GEDUNG

Sebagai catatan : 
Ada Therapis Ruqyah khusus Wanita (Akhwat), dan klien Akhwat akan di-terapis oleh Therapist Akhwat 

Lokasi dan Alamat Tempat Ruqyah dan Bekam Syariah JEMBER : 
Perum Villa Ajung Bumi Asrt Blok A6 - Ajung - JEMBER
Untuk info Jasa Ruqyah dan Bekam Syariyah di JEMBER silahkan hubungi :
Farid 082 331 504 566

Akan dibekali pemahaman bagaimana menjalani Ruqyah Mandiri dengan ketentuan memenuhi kaidah Ruqyah Syar'i, sehingga menjadi salah satu panduan dalam menjalankan Ruqyah Syar'iyah di JEMBER, dan atas ijin Allah pelaksanaan Ruqyah di Malang ini akan memberikan kebaikan dan kesembuhan dari Allah semata.

Terapi Ruqyah dan Bekam Syar'iyyah dapat diperuntukkan untuk kesembuhan hal yang terkait berikut :

Ruqyah Anak Hiperaktif, Ruqyah Anak Kecil, Ruqyah Ain, Ruqyah agar dapat Jodoh, Ruqyah Jodoh, Ruqyah Enteng Jodoh, Ruqyah Anak Indigo, Ruqyah Bayi, Ruqyah Epilepsi, Ruqyah Ejakulasi Dini, Ruqyah Gangguan Jin, Ruqyah Gay - LGBT, Ruqyah Gangguan Jiwa, Ruqyah Halau Jin, Ruqyah Jin, Ruqyah Jin Bandel, Ruqyah Jin Kafir, Ruqyah Jin Ifrit, Ruqyah Kristen, Ruqyah Lumpuh, Ruqyah Orang Gila, Ruqyah Orang Bisu, Ruqyah Orang Sakit, Ruqyah Orang Kesurupan, Ruqyah Penyakit Medis, Ruqyah Pengusiran Jin, Ruqyah Rumah, Ruqyah Raja Jin, Ruqyah Rahim, Ruqyah Tempat Usaha, Ruqyah Rumah, Ruqyah Tenaga Dalam, Rukyah Untuk Kesembuhan, Rukyah Untuk Orang Sakit, Ruqyah Vertigo, Ruqyah Sihir, Ruqyah Tenaga Dalam, Ruqyah Santet, Ruqyah Dukun / Paranormal, Ruqyah Wasir, Ruqyah Warung, Ruqyah Wanita Hamil, Ruqyah Zina

Telah hadir ruqyah di jember 2016 sampai dengan ruqyah di malang 2017, dan In syaa Allah akan mengadakan Pelatihan Ruqyah Malang secara komprehensif yang memuat ruqyah menurut Islam dan dapat memahami artinya ruqyah, mengetahui ayat ruqyah dan bacaan ruqyah, serta dapat menjawab berbagai pertanyaan seputar dunia ruqyah

Info Penting Terkait Seluk Beluk Ruqyah, Sila ditengok (klik) dalam tautan berikut :

Klik ➡ http://bit.ly/InfoPentingRuqyah


Tempat Ruqyah & Bekam di Jember, Sila ditengok (klik) dalam tautan berikut :

Klik ➡ https://rehabhati-jember.blogspot.co.id
_______________________________________________________________________

Lokasi dan Alamat Tempat Ruqyah Syariah Jember : 
Perum Villa Ajung Bumi Asri Blok A6 - Ajung - JEMBER

Untuk info Jasa Ruqyah Syariyah di Jember silahkan hubungi :
Farid 082 331 504 566

Kamis, 08 Juni 2017

Jember BERBAGI IFTOR

RUMAH REHAB JEMBER SPESIAL RAMADHAN 1438H
GERAKAN BERBAGI IFTOR




Berbagi Iftar, Ruqyah Jember, Rehab Hati Jember

BISMILLAH 

Alhamdulillahi 
Assholatu Wassalamu Ala Rosulillah Amma Ba'du

Dalam shahihain, dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَجْوَدَ النَّاسِ ، وَأَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِى رَمَضَانَ ، حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ ، وَكَانَ جِبْرِيلُ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – يَلْقَاهُ فِى كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ ، فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ فَلَرَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling gemar bersedekah. Semangat beliau dalam bersedekah lebih membara lagi ketika bulan Ramadhan tatkala itu Jibril menemui beliau. Jibril menemui beliau setiap malamnya di bulan Ramadhan. Jibril mengajarkan Al-Qur’an kala itu. Dan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah yang paling semangat dalam melakukan kebaikan bagai angin yang bertiup.” (HR. Bukhari no. 3554 dan Muslim no. 2307)

Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “Al juud berarti rajin dan banyak memberi (berderma)” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 291). Jadi maksud hadits adalah Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– rajin memberi sedekah pada orang lain di bulan Ramadhan.

Ibnu Rajab juga menyebutkan, “Pada diri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terkumpul berbagai macam sifat dermawan. Beliau gemar berderma dengan ilmu dan harta beliau. Beliau juga mengorbankan jiwa untuk memperjuangkan agamanya. Beliau juga memberikan manfaat pada umat dengan menempuh berbagai macam cara. Bentuk kemanfaatan yang beliau berikan adalah dengan memberi makan pada orang yang lapar, menasihati orang yang bodoh, memenuhi hajat dan mengangkat kesulitan orang yang butuh.” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 293).

Di halaman lainnya dari kitab Lathaif Al-Ma’arif (hlm. 295), semangat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk berderma lebih besar lagi di bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya.


Yuuk SEMANGAT BERSEDEKAH di BULAN RAMADHAN !!!

Silahkan yang ingi mendaftarkan hartanya kesyurga-NYA ALLAH, berapapun, semampunya, sesungguhnya ALLAH tak akan pernah bosan mencatat amal kebaikan kita :

- Transfer ke rekening BNI SYARIAH  0395242564 an. Farid Syahril Arafat.
Kode BANK 009

- Setelah transfer di mohon utk konfirmasi via sms/WA ke 082331504566

NOTE :
Akan di didistribusikan setiap hari sampai H-1 Idul fitri


Rumah Rehab Jermber
WA. 082 331 504 566
FB. @rumahrehabjember
rehabhati-jember.blogspot.co.id
rumahrehab-jember.blogspot.co.id

Rabu, 07 Juni 2017

082331504566 Rehab Hati Jember, Hukum Minta Diruqyah [4-4]


Hukum Minta Diruqyah [4-4]

KONTROVERSI HADITS RUQYAH
Adapun mengenai larangan ruqyah, ‘kontoversi hati’ ini sudah dimulai sejak 14 abad yang lalu yaitu dijaman para sahabat dan sohabiah masih hidup di al Jazeera. Dan sebenarnya, jika kita meneliti dengan seksama maka kita akan menemukan bahwa tidak ada pertentangan antara firman Allah azza wa jalla di dalam al Qur’an dengan perkataan atau sabda nabi dalam bentuk teks hadits yang sahih, karena sunnah itu menjelaskan al Qur’an secara terperinci. Adapun jika ada pertentangan makna, maka kita harus memastikan bahwa pengetahuan kita belum sampai atau belum semua cabang ilmu kita pelajari.
عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدٍ أَنَّ خَالِدَةَ بِنْتَ أَنَسٍ أُمَّ بَنِي حَزْمٍ السَّاعِدِيَّةَ جَاءَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَرَضَتْ عَلَيْهِ الرُّقَى فَأَمَرَهَا بِهَا
Dari Abu Bakar bin Muhammad bahwa Khalidah binti Anas Ummu bani Hazm As Sa’idi datang menemui Nabi ﷺ, dia meminta pertimbangan kepada beliau untuk diruqyah, maka beliau memerintahkan terapi dengan ruqyah.” [1]
Dari ‘Auf bin Malik ia berkata, “Pada masa jahiliyah aku pernah melakukan penjampian, lalu aku berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat anda mengenai hal tersebut?” Beliau menjawab:
اعْرِضُوا عَلَيَّ رُقَاكُمْ لَا بَأْسَ بِالرُّقَى مَا لَمْ تَكُنْ شِرْكًا
“Perlihatkan jampi kalian kepadaku! Tidak mengapa dengan jampi selama bukan perbuatan syirik.”[2]
Dari Buraidah dia berkata, “Rasulullah ﷺ  bersabda:
لَا رُقْيَةَ إِلَّا مِنْ عَيْنٍ أَوْ حُمَةٍ
‘Tidak diperbolehkan ruqyah kecuali dari penyakit ‘ain atau sengatan kalajengking.” [3]
عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ عَنْ الرُّقْيَةِ فَقَالَتْ رَخَّصَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَهْلِ بَيْتٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فِي الرُّقْيَةِ مِنْ كُلِّ ذِي حُمَةٍ
‘Abdur Rahman bin Al Aswad dari Bapaknya dia berkata; “Aku pernah bertanya kepada ‘Aisyah tentang ruqyah. Jawabnya; ‘Rasulullah ﷺ  pernah membolehkan satu keluarga Anshar melakukan ruqyah untuk setiap penyakit demam.[4]
عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَخَّصَ فِي الرُّقْيَةِ مِنْ الْحُمَةِ وَالْعَيْنِ وَالنَّمْلَةِ
Dari Anas, bahwa Nabi ﷺ  memberi keringanan dalam ruqyah (jampi-jampi) dari penyakit humah (racun yang di akibatkan oleh sengatan kalajengking) dan penyakit ‘ain serta penyakit luka yang keluar dari rusuk.” [5]
Sahl bin Hunaif berkata, “Kami pernah melewati sebuah air yang mengalir (banjir), kemudian aku mencebur dan mandi di dalamnya, setelah itu aku keluar dan dalam keadaan terserang demam. Hal itu lalu sampai kepada Rasulullah ﷺ  hingga beliau pun bersabda:  مُرُوا أَبَا ثَابِتٍ يَتَعَوَّذُ “Perintahkan Abu Tsabit agar membaca ta’awwudz!” Nenekku berkata, “Lalu aku katakan, “Wahai tuanku, apakah jampi diperbolehkan?” Beliau bersabda:
لَا رُقْيَةَ إِلَّا فِي نَفْسٍ أَوْ حُمَةٍ أَوْ لَدْغَةٍ
“Tidak ada jampi kecuali karena pengaruh perbuatan dengki, atau racun, atau sengatan hewan.” [6]
Dari Anas ia berkata, “Rasulullah ﷺ  bersabda:
لَا رُقْيَةَ إِلَّا مِنْ عَيْنٍ أَوْ حُمَةٍ أَوْ دَمٍ يَرْقَأُ لَمْ يَذْكُرْ
“Tidak ada jampi kecuali karena ‘ain (pengaruh mata orang yang dengki), atau racun, atau darah yang terhenti.” [7]
Dari Jabir, dia berkata, “Kaum Anshar ada satu keluarga yang dipanggil dengan keluarga ‘Amru bin Hazm, mereka sering meruqyah (jampi-jampi) dari penyakit humah (racun yang di akibatkan oleh sengatan kalajengking), padahal Rasulullah ﷺ  telah melarang jampi-jampi, maka mereka mendatangi Nabi ﷺ  dan berkata; “Wahai Rasulullah, sesungguhnya anda telah melarang untuk meruqyah, dan kami sering melakukan ruqyah dari penyakit humah.” Maka beliau bersabda: اعْرِضُوا “Tunjukkanlah (ruqyahmu) kepadaku.” Mereka pun membacakannya kepada beliau, dan beliau bersabda lagi:
لَا بَأْسَ بِهَذِهِ هَذِهِ مَوَاثِيقُ
“Tidak apa dengan ini, karena bacaan ini termasuk dari sesuatu yang dapat menguatkan.” [8]
Sufyan bin ‘Uyainah berkata dalam riwayatnya, saya telah bertanya kepada Rasulullah ﷺ, bagaimana menurut anda tentang obat yang kami gunakan untuk mengobati penyakit, ruqyah yang kami praktekkan, dan penjagaan yang kami buat, apakah bisa menolak dari takdir Allah? Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّهَا مِنْ قَدَرِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى
“Itu semua termasuk takdir Allah Tabaaroka wa Ta’ala.” [9]
Dari Jabir ra, dia berkata, “Kaum Anshar ada satu keluarga yang dipanggil dengan keluarga ‘Amru bin Hazm, mereka sering meruqyah (jampi-jampi) dari penyakit humah (racun yang di akibatkan oleh sengatan kalajengking), padahal Rasulullah ﷺ  telah melarang jampi-jampi, maka mereka mendatangi Nabi ﷺ  dan berkata; “Wahai Rasulullah, sesungguhnya anda telah melarang untuk meruqyah, dan kami sering melakukan ruqyah dari penyakit humah.” Maka beliau bersabda: اعْرِضُوا “Tunjukkanlah (ruqyahmu) kepadaku.” Mereka pun membacakannya kepada beliau, dan beliau bersabda lagi:
لَا بَأْسَ بِهَذِهِ هَذِهِ مَوَاثِيقُ
“Tidak apa dengan ini, karena bacaan ini termasuk dari sesuatu yang dapat menguatkan.”[10].
Berkali-kali dalam beberapa hadits dari rawi yang berbeda-beda, Rasulullah ﷺ menyatakan bahwa tidak mengapa meruqyah selama tidak terdapat kesyirikan didalamnya. Nah sampai disini, fahamlah kita bahwa larangan ruqyah atau hadits “ticket tanpa hisab” itu adalah ruqyah yang bathil. Mari kita lihat hadits selengkapnya;
Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abbas, Rasulullah ﷺ  bersabda: “Beberapa ummat pernah ditampakkan kepadaku, maka nampaklah seorang nabi dan dua orang nabi lain lewat bersama dengan beberapa orang saja, dan seorang nabi lagi yang tidak bersama seorang pun, hingga tampak olehku segerombolan manusia yang sangat banyak, aku pun bertanya; “Apakah segerombolan manusia itu adalah ummatku?” di beritahukan; “Ini adalah Musa dan kaumnya.” Lalu diberitahukan pula kepadaku; “Lihatlah ke ufuk.” Ternyata di sana terdapat segerombolan manusia yang memenuhi ufuk, kemduian di beritahukan kepadaku; “Lihatlah di sebelah sini dan di sebelah sana, yaitu di ufuk langit.” Ternyata di sana telah di padati dengan segerombolan manusia yang sangat banyak, ” di beritahukan kepadaku; “Ini adalah ummatmu, dan di antara mereka terdapat tujuh puluh ribu yang masuk surga tanpa hisab.” Setelah itu beliau masuk ke rumah dan belum sempat memberi penjelasan kepada mereka (para sahabat), maka orang-orang menjadi ribut, mereka berkata; “Kita adalah orang-orang yang telah beriman kepada Allah dan mengikuti jejak Rasul-Nya, mungkinkah kelompok tersebut adalah kita ataukah anak-anak kita yang dilahirkan dalam keadaan Islam sementara kita dilahirkan di zaman Jahiliyah.” Maka hal itu sampai kepada Nabi ﷺ , lantas beliau keluar dan bersabda:
هُمْ الَّذِينَ لَا يَسْتَرْقُونَ وَلَا يَتَطَيَّرُونَ وَلَا يَكْتَوُونَ وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
“Mereka adalah orang-orang yang tidak pernah minta untuk di ruqyah, tidak pernah bertathayur (menganggap sial pada binatang) dan tidak pula melakukan terapi dengan kay (terapi dengan menempelkan besi panas pada daerah yang sakit), sedangkan kepada Rabb mereka bertawakkal.”[11]
Dari beberapa hadits yang diketengahkan, maka disini ditarik kesimpulan bahwa ruqyah yang dimaksud dalam hadits diatas adalah ruqyah syirkiyyah atau Rasulullah saw menyebutnya ruqyah bathil. Atau ada juga ulama yang mengatakan ruqyah yang menghilangkan tawakal pasiennya, sebagaimana hadits dari Mujahid dari ‘Aqqar bin Al Mughirah bin Syu’bah dari bapaknya yang berkata; Rasulullah ﷺ  bersabda:
مَنْ اكْتَوَى أَوْ اسْتَرْقَى فَقَدْ بَرِئَ مِنْ التَّوَكُّلِ
“Barangsiapa yang berobat dengan Kay atau meminta untuk diruqyah, maka sungguhnya ia telah berlepas diri dari sifat tawakkal.” [12]
Adapun menanggapi fatwa-fatwa ulama tentang larangan ruqyah massal, larangan buka klinik ruqyah, ruqyah dengan speaker dan lain-lain kami pun sangat menghormatinya oleh karenanya kami mencoba mensinergikan teraphy Al Qur’an ini dengan pelatihan agar ummat islam tetap tawakal kepada Allah dan menjadikan majlis-majlis yang dibuat itu sebagai pelatihan untuk memahamkan mereka kepada tauhidullah dan akidah yang lurus demi menguatkan jiwanya dan nantinya mampu melakukan ruqyah mandiri. Tentang ruqyah massal yang hampir selalu diadakan disetiap event, hal ini bertujuan untuk membantu mereka melepaskan belenggu-belenggu sihir yang kuat untuk selanjutnya mengarahkan mereka pada ruqyah mandiri.
Fatwa adalah perkataan manusia, sangat jauh dengan perkataan Rasul begitupun dengan kalimat-kalimat hadits yang jauh nilai dan universality-nya jika dibanding dengan firman Allah azza wa jalla. Fatwa disebuah tempat dan kondisi tidak bisa diaplikasikan diseluruh dunia, karena kondisi wilayah dan kebudayaan (tingkat kesyirikan, keawaman masyarakat di dunia) berbeda-beda. Indonesia dan asia tenggara merupakan wilayah yang sangat rawan perdukunan dan sihir, dan dominasi kaum intelektual yang sedikit. Oleh karenanya dibutuhkan rumah-rumah singgah untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk melepaskan jiwanya dari sihir.
Wallahu Alam Bishawab,

Ditulis Oleh:
Nuruddin Al Indunissy

Referensi.
[1] Sunan Ibnu Majah 3505
[2] Sunan Abu Daud 3388
[3] Sunan Ibnu Majah 3504
[4] Shahih Muslim 4067
[5] Sunan Ibnu Majah 3507
[6] Sunan Abu Daud 3390
[7] Sunan Abu Daud 3391
[8] Sunan Ibnu Majah 3506
[9] Musnad Ahmad 14925, Juga dalam Sunan Tirmidzi 2074 & 1991, Sunan Ibnu Majah 3428
[10] Sunan Ibnu Majah 3506
[11] Shahih Bukhari 5270, Juga dalam Musnad Ahmad 3615
[12] Sunan Tirmidzi 1980, Hadits hasan Sahih Juga dalam Sunan Ibnu Majah 3480
By | January 20th, 2015|

082331504566 Rehab Hati Jember, Tazkiyyah An Nafs


Tazkiyyah An Nafs

TIGA YANG MEMBUAT TERTAWA
TIGA YANG MEMBUAT MENANGIS

Salman al-Farisi radliyallahu anhu berkata :

Ada tiga hal yang membuatku tertawa dan ada tiga hal yang membuatku menangis,

1- Aku tertawa terhadap orang yang mengharapkan dunia, sedangkan kematian selalu mengejarnya,

2- Aku tertawa terhadap orang yang melalaikan (Rabbnya), sedangkan Dia tidak lalai darinya,

3) Aku tertawa terhadap orang yang tertawa terbahak-bahak, sedangkan dia tidak mengetahui apakah dia membuat Rabbnya ridha ataukah membuat-Nya murka.

Tiga hal yang membuatku menangis:

1- Berpisah dengan orang- orang tercinta yaitu Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan para sahabatNya,

2- Kengerian pada saat kematian,

3. Berdiri di hadapan Rabbul alamin, sedangkan aku tidak mengetahui apakah aku dimasukkan ke dalam neraka atau surga.

[ Hilyah al-Auliya', 1/207, karya Abu Nu'aim al-Ashfahani ]

Ustadz Fadlan Fahamsyah, Lc, M.H.I حَفِظَهُ اللهُ تَعَالَى

Rumah Rehab Jember
Tazkiyyatunnufus & Terapi Al-quran
082 331 504 566

Selasa, 06 Juni 2017

082331504566 Rehab Hati Jember, Hukum Minta Diruqyah [1-4]


Hukum Minta Diruqyah [1-4]

Bismillah, ash sholatu wa sallamu ‘ala rosulillah wa‘ala ‘alihi wa sohbihi ajma’in, faman tabi’ahum bi ihsanin illa yaumiddin. Dalam buku sahih ath Thib An Nabawi bagian fiqih pengobatan, dijelaskan bahwa setidaknya ada 5 hukum berobat; yang pertama mubah, sunnah, haram, syirik dan wajib yang kesemuanya bergantung pada kondisi.
Kondisi pertama, hukum berobat bisa menjadi mubah. Dimana dilakukan atau tidak dilakukan pengobatan tidak mendapatkan pahala atau siksa. Semisal sakit flu, yang jika tidak diobati pun kita tahu dalam 3 hari imunitas tubuh akan mampu melawannya atau akan sembuh kembali.
Kondisi kedua, hukum berobat bisa bernilai sunnah dan mendapatkan pahala sunnah. Dimana seseorang melakukan pengobatan yang sesuai dengan anjuran sunnah, atau sesuatu yang pernah dilakukan/disetujui atau dianjurkan Rasulullah ﷺ.
Kondisi ketiga, hukum berobat bisa menjadi haram jika ia melakukan sesuatu keharaman (semisal melihat aurat) dalam berobat atau menggunakan sesuatu yang haram semisal dengan mengkonsumsi daging atau minyak babi.
Kondisi keempat, hukum berobat bisa menjadi syirik jika terdapat kesyirikan didalam praktik atau tatacaranya. Semisal seseorang menggunakan khodam (jin) dan bergantung kepadanya, atau seseorang yang melakukan ritual syirik semisal menyembelih binatang untuk syaitan demi mendapatkan bantuan dari syaitan.
Kondisi kelima, hukum berobat bisa menjadi wajib jika penyakit yang ia derita menghilangkan hak orang lain. Semisal seorang suami yang ‘lumpuh’ dan tidak mampu menggauli istrinya berbulan-bulan. Dalam hal ini seseorang tidak bisa berkata; “Aku bersabar dengan penyakit ini” disisi lain ia mengabaikan kewajiban terhadap kebutuhan bathin istrinya.
Segala puji bagi Allah, dalam perkembangannya – indonesia sebagai negara muslim terbesar dunia saat ini – kedokteran ala nabi semakin berkembang dan menjadi solusi sehat untuk ummat. Ruqyah syar’iyyah (ruqyah yang tidak menyelisihi syariat), yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari ath Thib an Nabawi (disingkat menjadi tibunabawi = kedokteran ala nabi yan terdiri dari Hijamah/Bekam, Ruqyah Syariyyah dan Herbal) semakin dikenal masyarakat. Ruqyah syar’iyyah atau teraphy pengobatan dengan dibacakan al qur’an dan do’a-do’a nabi merupakan ruh-nya kedokteran ala nabi yang bisa dikombinasikan menjadi satu tehnik atau bahkan teknologi pengobatan yang tidak terpisahkan dan tidak bisa ditolak lagi oleh logika ilmiah dan para praktisi kedokteran moderen.
Namun ketika hal ini muli dikenal umum, ada segelintir pihak yang cemburu dan mulai mencari-cari kelemahan hukum syar’ie didalamnya. Jika, pihak yang mendengki ruqyah tersebut adalah pihak yang tersaingi dikalangan pengobat alternatif (dukun), pengobat alternatif moderen (tenaga dalam, pernafasan, kebatinan dll), ustadz dukun-kyai dukun-habib dukun dll maka kami pahami keresahannya karena lambat laun mereka akan tenggelam karena ditinggalkan umat. Namun yang menyedihkan adalah ketika sang ustadz yang dihormati bahkan mengaku bermanhaj salafi (mengikuti kalangan ash shalaf ash shalih) juga memborbardir ruqyah syar’iyyah dengan hukum syirik atau yang semisalnya. Padahal ruqyah syariyyah adalah media dakwah yang sangat effective untuk mengenalkan sunnah kepada masyarakat, dimana hamba-hamba Allah yang sedang tertatih dan butuh petunjuk ini diarahkan kepada cahaya dan kemuliaan hidup dalam sunnah yang bisa mereka rasakan langsung. Jadi tidak hanya dilarang mendatangi kahin namun juga diarahkan dan bahkan dibimbing langsung menjadi ahlussunnah yang sejati, alhamdulillah.
Ada segelintir ustadz salaf yang menolak ruqyah dengan satu dalil yang ia bawa kemana-mana, dalil ini tentu saja mematahkan semangat umat yang sudah cendrung pada pengobatan yang menakjubkan ini. “Jangan minta diruqyah nanti tidak masuk syurga tanpa hisab!”.
Ikhwah fiddin rahimahullah, mari kita lihat bersama secara seksama dan mendalam tentang historical dan nash-nash yang menjadi awal mula lahirnya kata “Ar Ruqyah As Syar’iyyah” ini hingga kita memahami kenapa ulama sekaliber Ibnul Qayyim Al Jauziyyah pun melakukan ruqyah yang kemudian diabadikan dalam karyanya.
Ruqyah berasal dari kata ‘ruqo’ yang artinya mantra. Dijaman jahiliyyah tehnik pengobatan dengan memantrai ini sudah berkembang, ini bisa kita lihat dalam sebuah hadits dari ‘Auf bin Malik, beliau suatu ketika mengunjungi Rasulullah ﷺ dan berkata; “Pada masa jahiliyah aku pernah melakukan penjampian, lalu aku berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat anda mengenai hal tersebut?” Beliau menjawab:
اعْرِضُوا عَلَيَّ رُقَاكُمْ لَا بَأْسَ بِالرُّقَى مَا لَمْ تَكُنْ شِرْكًا
“Perlihatkan jampi kalian kepadaku! Tidak mengapa dengan jampi selama bukan perbuatan syirik.” [1]
Rasulullah ﷺ meminta sahabatnya untuk menunjukan bagaimana cara meruqyah yang ia lakukan sebelum berfatwa untuk mengizinkannya atau tidak. Hal ini menunjukan bahwa pada masa itu ada dua ruqyah, ruqyah yang baik dan ruqyah yang bathil. Hal ini diambil dari riwayat hadits Kharijah bin Ash Shalt dari pamannya yang mengisahkan ketika ia baru selesai berbai’at kepada Rasulullah ﷺ dan sepulangnya ketika melewati perkampungan arab mereka dihampiri oleh sekelompok orang yang meminta tolong karena salah satu kerabatnya gila dan sudah diikat rantai atau besi. Kemudian beliau menyanggupi dan meruqyahnya dengan membacakan surat Al Fatihah selama tiga hari di pagi dan sore hari, beliau berkata;
“Saya kumpulkan ludah saya kemudian saya meludahkannya lalu seolah-olah ia sembuh dari penyakit gila. Kemudian mereka memberi saya hadiah, saya berkata: ‘Nanti dulu, hingga saya bertanya kepada Nabi Shallallahu’alaihiwasallam.’ Saya pun bertanya kepada beliau lalu beliau bersabda: “Sungguh ada orang yang memakan dari hasil ruqyah batil, tapi engkau memakan dari hasil ruqyah yang benar.”[2]
Hal ini menunjukan bahwa ada ruqyah bathil ada ruqyah yang diperbolehkan, dan yang dilarang adalah ruqyah yang mengandung kesyirikan didalamnya. Mari kita lihat lebih jauh lagi, agar kokoh keyakinan kita dan keraguan itu sirna selama-lamanya.
Ada lebih dari 116 hadits yang mengisahkan tentang ruqyah dimasa Nabi ﷺ, belum lagi hadits-hadits tentang sakit dan obat-obatnya secara nabawi. Kita akan bahas segelintir hadits saja, dan untuk memudahkan kita akan kelompokan kedalam 3 kelompok. Yaitu sunnah fiiliyyah [sunnah yang nabi kerjakan sendiri], sunnah taqriyyah [sunnah pembenaran nabi] dan sunnah qouliyah [perkataan nabi sendiri].

[Bersambung ke bagian 2]

Referensi.
[1] Sunan Abu Daud No. 3388
[2] Musnad Imam Ahmad No. 20834
By | January 20th, 2015|

082331504566 Rehab Hati Jember, Konsep Rehab Hati


konsep rehab hati

KONSEP REHAB HATI


RehabHati merupakan Jaringan Global dengan platform Yayasan Sosial Dakwah yang bergerak dengan satu visi, menuju generasi muda indonesia bertauhid 2020. Salah satu misi kami adalah mengenalkan sunnah yang hampir punah di masyarakat pada bidang spesific; Ruqyah Syariyyah yang dikemas dalam “Training RehabHati”. RehabHati merupakan sebuah sinergi antara Tazkiyyah An Nafs dan Teraphy Al Qur’an.
Kami realisasikan Konsep RehabHati ini dalam pelatihan singkat selama dua hari dengan porsi materi (teori dan aplikatif) sebanyak 70 % pada penyucian jiwa dari kotorannya (tazkiyyah an nafs), kemudian sisanya sebanyak 5 % teraphy al Qur’an (ruqyah syariiyah), 15 % teraphy mandiri dan 10 % adalah hijrah yang menjadi tujuan utama pergerakan kami. Mengajak jiwa untuk kembali, kepada fitrahnya yang tenang, bahagia, bercahaya dan memiliki kekuatan untuk berjalan menuju Rabbnya.
Ahlan wa Sahlan. Kami berharap RehabHati ini menjadi tempat kembali jiwa yang terpelanting kesudut sepi, menjadi mercusuar dan cahaya penuntun untuk kebahagiaan yang Abadi!

Nuruddin Al Indunissy
FOUNDER REHABHATI

082331504566 Rehab Hati Jember, Manusia

















MANUSIA


RehabHati Malang
By. Ust. Faidullah Abbas

Seorang yg bijak sewaktu ditanya "Apakah yang Paling Membingungkan" di Dunia ini ?

Beliau menjawab : "Manusia",

Karena dia "Mengorbankan Kesehatannya" hanya "Demi uang";
Lalu dia "Mengorbankan Uang"nya demi Kesehatan".

Lalu dia "Sangat Khawatir" dengan "Masa Depannya". Sampai’ dia "Tidak Menikmati Masa Kini";
akhirnya dia "Tidak Hidup di Masa Depan atau pun di Masa Kini";

Dia "Hidup Seakan-akan Tidak Akan Mati",
lalu dia "Mati" tanpa "Benar2 Menikmati" apa itu "Hidup"....

Bersyukurlah apa yang selama ini kita dapati dan kita nikmati.....
Karena kita tidak akan tahu, apa yang akan terjadi hari esok.....

Ketika lahir dua tangan kita kosong.....
ketika meninggal kedua tangan kita juga kosong...

Waktu datang dan waktu pergi kita tidak membawa apa²......

Jangan sombong karena kaya dan berkedudukan..

Jangan minder karena miskin dan hina..

Bukankah kita semua hanyalah tamu dan semua milik kita hanyalah pinjaman..

Tetaplah rendah hati seberapapun tinggi kedudukan kita.....

Tetaplah percaya diri seberapapun kekurangan kita.

Karena kita hadir tidak membawa apa2 dan kembali juga tidak membawa apa2...
Hanya pahala kebajikan atau dosa kejahatan yang dapat kita bawa.

Datang kita menangis....
Pergi juga ditemani oleh Tangis.....

Maka dari itu tetaplah bersyukur dalam segala keadaan apa pun....

Hiduplah disaat yg benar-benar ADA dan NYATA untuk kita, yaitu SAAT INI...
bukan dari bayang2 masa lalu maupun mencemaskan masa mendatang yg belum lagi tiba..

“Pemenang kehidupan” adalah orang yang tetap sejuk di tempat yang panas...
yang tetap manis di tempat yang sangat pahit....
yang tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar....
serta tetap tenang di tengah badai yang paling hebat...

Semoga saudara2ku semua dalam keadaan yg sedang mensyukuri hidup nya...

Selamat menikmati indahnya keberkahan bulan Ramadhan semoga amal ibadah kita di terima oleh Allah subhana wata'ala.

Aamiin

Silahkan di SHARE

RUMAH REHAB JEMBER
tazkiyyatunnufus & TERAPI AL-QURAN
082331504566
rumahrehab-jember.blogspot.co.id

Senin, 05 Juni 2017

082331504566 Rehab Hati Jember, Ruqyah Jember

Rehab Hati Special

REHAB HATI JEMBER SPESIAL RAMADHAN
SUCIKAN JIWA, RAIH KEKHUSYUKAN DENGAN TAZKIYATUNNUFUS DAN TERAPI AL QUR'AN

AHAD
tgl 24 SYA'BAN 1438 / 21 MEI 2017
08.00 - 16.00 WIB
RUQYAH SYARIYYAH
Tema TAZKIYATUNNUFUS DAN TERAPI AL QUR'AN
bersama: Rehab Hati Jember

Tempat : AULA SMK TRUNOJOYO
Jl. Danau Toba 24
Kota JEMBER

Biaya Gratis Untuk UMUM
Cara Daftar :
SMS/WA  RHJ#NAMA#JENISKELAMIN
Kirim ke :
0821-3246-8686

Catatan :
1.Akhwat/wanita menutup aurat sempurna, mengenakan kaos kaki.
2. Membawa semua jimat dan pusaka yang dimiliki.
Silahkan disebarkan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan, semoga menjadi amal shalih buat kita semua. Amiiin

082331504566 Rehab Hati Jember, Ruqyah Jember Ciri atau Tanda atau Gejala Terkena GANGGUAN SIHIR & JIN dalam Tubuh Manusia


Terlengkap - Ciri atau Tanda atau Gejala Terkena GANGGUAN SIHIR & JIN dalam Tubuh Manusia

Ruqyah Jember - Ciri Gangguan Jin Dalam Tubuh Manusia
Tolong diperhatikan, jika ada lebih dari 7 point yang teridentifikasi dengan yakin artinya antum harus mulai melakukan ruqyah mandiri atau minta diruqyah.

A. TANDA-TANDA PADA TUBUH FISIK & PSIKIS
1. Sering merasa was-was dan ketakutan tanpa sebab yang jelas.
2. Suka marah-marah dengan kadar emosi tidak terkendali.
3. Dorongan kuat untuk melakukan perbuatan maksiat.
4. Merasa lesu dan malas untuk beribadah.
5. Sulit khusyuk dalam mengerjakan sholat, (susah mengingat rakaat yang sudah dikerjakan).
6. Suka menghayal, melamun, menyendiri dan mengurung diri secara berlebihan.
7. Sering pusing, dan merasa sakit pada kedua mata, telinga, hidung, bahu dan belikat, gigi, tenggorokan atau lambung tanpa sebab yang jelas.
8. Selalu berpaling dari dzikir mengingat Allah dan memandang remeh kegiatan ibadah sholat dan amal kebaikan lainnya.
9. Pikiran selalu linglung, merasa sedih, jantung berdebar-debar keras.
10. Sering kesurupan baik separuh ingatan atau secara total.
11. Sering mendengar bisikan memanggil namanya atau menyuruh sesuatu kejahatan semisal mencekik anak sendiri bahkan menyuruhbunuh diri.
12. Merasa ada yang mengikuti, mengejar dan mengancam akan membunuh.
13. Merasa ada yang mengajak bicara, mendengar bisikan untuk melakukan sesuatu, membunuh, memperkosa, memukul, meloncat dari tempat yang tinggi, terjun kesungai atau jurang, menabrakan diri ke kereta api atau kendaraan lain.
14. Sering mencium bau –bauan wangi kembangatau dupa, bau anyir atau busuk yang tidak terlihat sumber baunya.
15. Melihat benda benda seakan bergerak, berputar, terbalik , miring dan lain sebagainya.
16. Melakukan tindakan tindakan aneh tanpa disadari.
17. Tiba tiba dapat meramal, menerawang, membaca fikiran orang lain atau mengetahui apayang akan terjadi.
18. Cemas dan paranoid (takut yang berlebihan).
19. Melihat penampakan mahluk halus atau merasakan keberadaan mahluk halus.
20. Rasa sakit disalah satu anggota badan namun setelah diperiksa secara medis tidak ditemukan adanya kelainan atau dokter tidak sanggup mengobati penyakit tersebut.

B. TANDA-TANDA WAKTU TIDUR
1. Susah tidur, Selalu cemas dan sering terbangun dimalam hari, kecuali setelah berupaya dengan susah payah.
2. Susah bangun dan banyak tidur sehingga tidakbisa melakukan ibadah yang diinginkan.
3. Mimpi buruk melihat sesuatu yang mengancam dan menakutkan , ingin berteriak minta tolong namun tidak bisa.
4. Mimpi melihat berbagai binatang seperti ular, ulat, anjing, tikus, onta, kuda, monyet, serigala, harimau dan binatang lain yang menakutkan.
5. Tertawa, menangis, berteriak, mengomel atau merintih pada saat tidur.
6. Mimpi seolah-olah jatuh dari tempat yang tinggi dan semua yang berkaitan dengan tempat tinggi; seperti mendaki tempat yang tinggi.
7. Berdiri dan berjalan pada waktu tidur tanpa disadari.
8. Mimpi berada dalam lingkungan pemakaman, didalam kuburan, tempat sampah atau jalan dan lingkungan yang seram dan mengerikan.
9. Mimpi melihat orang yang aneh seperti tinggi sekali, pendek sekali, putih sekali atau hitam sekali.
10. Mendengkur dengan keras (seperti harimau, dsb), mimpi-mimpi yang seram dan mengerikan.
11. Mimpi bertemu dengan orang yang sama (laki/perempuan) berkali-kali dan ingin bertemu dengan orang yang dimimpikan itu.
12. Mimpi seakan akan dihimpit benda yang berat dan sulit untuk melepaskan diri dari himpitan tersebut.
13. Mimpi melihat atau bertemu keluarga yang sudah meninggal, melihat mayat, mimpi mati, mimpi berbicara dengan orang yang mati dan semua mimpi yang berhubungan dengan kematian.
14. Mimpi berada di masa atau abad yang lampau.
15. Mimpi melihat suatu peristiwa dan keesokan harinya mengalami peristiwa persis seperti yang dialami dalam mimpi tersebut.

C. 5 KEJAHATAN BARU
1. Gejala Tipes,
tubuh seperti terbakar atau terpanggang api panas namun ketika di ceck temperatur tubuh normal.
2. Membuat Kecelakaan.
untuk mensukseskan keinginannya, kadang jin melakukan segala cara termasuk membuat orang ngantuk dijalan atau bahkan menggerakantangan manusia yang dirasukinya hingga terjadi kecelakaan.
3. Impotensi,
Jin kadang bersarang dikemaluan laki-laki dan membuat fikiran manusia kotor saat melihat lawan jenisnya. Memunculkan semua sifat jelek hingga ia menjadi sampah masyarakat.
4. Mengganggu rahim dengan penyakit kista/mium.
5. Sindikat kristenisasi ghaib terstruktur dan terorganisir [ditemukan pertama kali dipalembang].

Sumber:Materi Pelatihan QHT ust Perdana Akhmad, dan analisa dilapangan.

Semoga menjadi referensi bagi para praktisi ruqyah sebagai bahan pertimbangan untuk pergi ke dokter atau peruqyah.

Salam Tauhid.
Nuruddin Al Indunissy

Sumber :
https://www.facebook.com/nai.rehabhati/posts/129553207223711


Tempat Terapi Ruqyah di Jember?

Ruqyah Syariyah di daerah Jember, menjadi bagian dari alamat tempat ruqyah di Jawa Timur dan komunitas ruqyah Jember

Kami mengundang ANDA mengikuti ruqyah syariyah, bagi yang memiliki Penyakit MENAHUN tidak sembuh" & memiliki tanda" Gangguan Sihir dan Gangguan Jin dalam diri bisa ditengok (klik) dalam tautan berikut :
Klik ➡ http://bit.ly/CiriTandaGejalaGangguanSihirJin

Sedangkan Pintu masuk Penyebab Gangguan Jin pada diri manusia, sila ditengok (klik) dalam tautan berikut :
Klik ➡ http://bit.ly/PenyebabGangguanJin

dan bagi yang pernah mengalami kesurupan Jin atau kesurupan Massal,
Monggo silahkan hadir di pengobatan RUQYAH SYAR'IYAH Malang :
- Ruqyah Syariyah artinya Terapi Ruqyah menurut Islam
- Ruqyah Mandiri artinya Terapi Ruqyah sendiri sesuai Syar'i

Kami juga melayani RUQYAH RUMAH - RUQYAH TEMPAT TINGGAL - RUQYAH KANTOR - RUQYAH TEMPAT KERJA - RUQYAH PABRIK - RUQYAH GEDUNG

Sebagai catatan :
Ada Therapis Ruqyah khusus Wanita (Akhwat), dan klien Akhwat akan di-terapis oleh Therapist Akhwat

Lokasi dan Alamat Tempat Ruqyah Syariah Jember :

Rumah Rehab Jember

Perum Villa Ajung Asri A6

Ajung - JEMBER

Untuk info Jasa Ruqyah Syariyah di Malang silahkan hubungi :
Ust. Farid +6282331504566

Akan dibekali pemahaman bagaimana menjalani Ruqyah Mandiri dengan ketentuan memenuhi kaidah Ruqyah Syar'i, sehingga menjadi salah satu panduan dalam menjalankan Ruqyah Syar'iyah di Jember, dan atas ijin Allah pelaksanaan Ruqyah di Jember ini akan memberikan kebaikan dan kesembuhan dari Allah semata.

Terapi Ruqyah Syar'iyyah dapat diperuntukkan untuk kesembuhan hal yang terkait berikut :

Ruqyah Anak Hiperaktif, Ruqyah Anak Kecil, Ruqyah Ain, Ruqyah agar dapat Jodoh, Ruqyah Jodoh, Ruqyah Enteng Jodoh, Ruqyah Anak Indigo, Ruqyah Bayi, Ruqyah Epilepsi, Ruqyah Ejakulasi Dini, Ruqyah Gangguan Jin, Ruqyah Gay - LGBT, Ruqyah Gangguan Jiwa, Ruqyah Halau Jin, Ruqyah Jin, Ruqyah Jin Bandel, Ruqyah Jin Kafir, Ruqyah Jin Ifrit, Ruqyah Kristen, Ruqyah Lumpuh, Ruqyah Orang Gila, Ruqyah Orang Bisu, Ruqyah Orang Sakit, Ruqyah Orang Kesurupan, Ruqyah Penyakit Medis, Ruqyah Pengusiran Jin, Ruqyah Rumah, Ruqyah Raja Jin, Ruqyah Rahim, Ruqyah Tempat Usaha, Ruqyah Rumah, Ruqyah Tenaga Dalam, Rukyah Untuk Kesembuhan, Rukyah Untuk Orang Sakit, Ruqyah Vertigo, Ruqyah Sihir, Ruqyah Tenaga Dalam, Ruqyah Santet, Ruqyah Dukun / Paranormal, Ruqyah Wasir, Ruqyah Warung, Ruqyah Wanita Hamil, Ruqyah Zina

====================================

Info Penting Terkait Seluk Beluk Ruqyah, Sila ditengok (klik) dalam tautan berikut :

Klik ➡ http://bit.ly/InfoPentingRuqyah

082331504566 Rehab Hati Jember, Ruqyah Jember, JIn Qorin





Siapakah Jin QORIN

Qorin adalah jin yang ditugasi untuk mendampingi setiap manusia dengan tugas menggoda dan menyesatkannya. Karena itu, qorin termasuk setan dari kalangan jin.
Syaikh Ibnu Utsaimin ditanya, “Apa itu qorin?” Beliau menjawab, “Qorin adalah setan yang ditugasi untuk menyesatkan manusia dengan izin Allah. Dia bertugas memerintahkan kemungkaran dan mencegah yang ma’ruf. Sebagaimana yang Allah firmankan,

ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥُ ﻳَﻌِﺪُﻛُﻢُ ﺍﻟْﻔَﻘْﺮَ ﻭَﻳَﺄْﻣُﺮُﻛُﻢ ﺑِﺎﻟْﻔَﺤْﺸَﺂﺀِ ﻭَﺍﻟﻠﻪُ ﻳَﻌِﺪُﻛُﻢ ﻣَّﻐْﻔِﺮَﺓً ﻣِّﻨْﻪُ ﻭَﻓَﻀْﻼً ﻭَﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﺍﺳِﻊٌ ﻋَﻠِﻴﻢٌ

“Setan menjanjikan kefakiran untuk kalian dan memerintahkan kemungkaran. Sementara Allah menjanjikan ampunan dan karunia dari-Nya. Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 268)Akan tetapi, jika Allah memberikan karunia kepada hamba-Nya berupa hati yang baik, jujur, selalu tunduk kepada Allah, lebih menginginkan akhirat dan tidak mementingkan dunia maka Allah akan menolongnya agar tidak terpengaruh gangguan jin ini, sehingga dia tidak mampu menyesatkannya. ( Majmu’ Fatawa , 17:427)


Dalil Adanya Jin Qorin


Di antara dalil yang menunjukkan adanya qorin:
a. Firman Allah
ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺮِﻳﻨُﻪُ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻣَﺎ ﺃَﻃْﻐَﻴْﺘُﻪُ ﻭَﻟَﻜِﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﻓِﻲ ﺿَﻼﻝٍ ﺑَﻌِﻴﺪٍ
“Yang menyertai manusia berkata : “Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh .” (QS. Qaf: 27)

Dalam tafsir Ibn Katsir dinyatakan bahwasanya Ibnu Abbas
radhiallahu ‘anhu, Mujahid, Qatadah dan beberapa ulama lainnya mengatakan, “Yang menyertai manusia adalah setan yang ditugasi untuk menyertai manusia.” (Tafsir Ibnu Katsir, 7:403)

b. Hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu’anhu , Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin.” Para sahabat bertanya, “Termasuk Anda, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab,

ﻭَﺇِﻳَّﺎﻱَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪ ﺃَﻋَﺎﻧَﻨِﻲ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻓَﺄَﺳْﻠَﻢَ ﻓَﻼ ﻳَﺄْﻣُﺮﻧِﻲ ﺇِﻻَّ ﺑِﺨَﻴْﺮٍ

“Termasuk saya, hanya saja Allah membantuku untuk menundukkannya, sehingga dia masuk Islam. Karen itu, dia tidak memerintahkan kepadaku kecuali yang baik.” (HR. Muslim)

Tugas jin Qorin

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻣﺎ ﻣﻨﻜﻢ ﻣﻦ ﺃﺣﺪ ﺇﻻﻭﻗﺪ ﻭﻛﻞ ﺑﻪ ﻗﺮﻳﻨﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﺠﻦ

“Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin.” (HR. Muslim)

Imam An-Nawawi mengatakan, “Dalam hadis ini terdapat peringatan keras terhadap godaan jin qorin dan bisikannya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi tahu bahwa dia bersama kita, agar kita selalu waspada sebisa mungkin. ( Syarh Shahih Muslim , 17:158)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Munajid menjelaskan, “Berdasarkan perenungan terhadap berbagai dalil dari Alquran dan sunah dapat disimpulkan bahwa tidak ada tugas bagi jin qorin selain menyesatkan, mengganggu, dan membisikkan was-was. Godaan jin qorin ini akan semakin melemah, sebanding dengan kekuatan iman pada disi seseorang.” (Fatawa Islam, tanya jawab, no. 149459)